News

AI Membuka Terobosan Teknologi di Lintas Teknologi Solutions Day 2024

KONTAN.CO.ID - PT Lintas Teknologi Indonesia kembali menyelenggarakan Lintas Teknologi Solutions Day yang ke-7, bertempat di Pondok Indah Golf. Tahun ini, acara tersebut mengusung konsep all-in-one day, menggabungkan konferensi teknologi dengan aktivitas olahraga dalam satu hari, meliputi Technology Conference, RunFest 5K & 10K, serta Golf Tournament. Acara ini bertujuan untuk mendorong inovasi dan kolaborasi lintas sektor industri melalui diskusi teknologi, sekaligus menghadirkan pengalaman berkesan bagi para peserta. Mengusung tema "Big Problems, Smart Solutions: Can AI Deliver?", acara ini mengeksplorasi potensi Artificial Intelligence (AI) sebagai solusi untuk menjawab tantangan besar di berbagai sektor industri. Tidak hanya terbatas pada sektor telekomunikasi, yang menjadi fokus utama PT Lintas Teknologi Indonesia, tetapi juga mencakup sektor keuangan, retail, manufaktur, kesehatan, sektor publik hingga transportasi. Dengan menjembatani kebutuhan spesifik dari setiap sektor tersebut melalui teknologi AI, acara ini menekankan bagaimana AI dapat memberikan dampak transformatif yang nyata, mendorong inovasi berkelanjutan, serta mengoptimalkan proses di berbagai sektor. Pada sesi Technology Conference, sejumlah pemimpin dan pakar berbagi wawasan mendalam, termasuk:•    DR. Ir. Ismail, MT (Plt. Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Komdigi RI)•    Dian Siswarini (President Director & CEO XL Axiata)•    Indra Mardiatna (Direktur Network Telkomsel)•    M. Danny Buldansyah (Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison) Diskusi ini dimoderatori oleh Muhamad Paisol, Presiden Direktur PT Lintas Teknologi Indonesia, yang membahas pemanfaatan AI dalam mengatasi tantangan besar di jaringan dan infrastruktur. Selain itu, mitra teknologi seperti Nokia, ZTE, dan Infinera menghadirkan presentasi produk terkini untuk menampilkan inovasi AI dan transformasi digital. Muhamad Paisol menyampaikan, “Melalui acara ini, kami berharap dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, industri, dan penyedia teknologi untuk menciptakan solusi yang relevan dan berdampak positif bagi percepatan transformasi digital di Indonesia. Dengan mengangkat AI sebagai topik utama, kami berharap dapat menunjukkan kapabilitas teknologi ini mulai dari otomasi, preventif, hingga efisiensi real-time dalam mendukung kemajuan jaringan telekomunikasi nasional." Perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia juga menyampaikan dukungan penuh atas inisiatif ini, yang sejalan dengan visi pemerintah untuk membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan. Selain Technology Conference, RunFest 5K & 10K dan Golf Tournament menjadi daya tarik tambahan yang menggabungkan inovasi teknologi dengan kegiatan olahraga, menciptakan platform unik untuk networking dan kolaborasi lintas sektor. Acara ini mendapat dukungan penuh dari mitra teknologi ternama, termasuk Nokia, ZTE, Infinera, Juniper Networks, AWS, Teradata, Cisco, Red Hat, Arista, Kaytus, Helios, Hewlett Packard Enterprise, Trellix, dan Berca Hardaya Perkasa. Tentang PT Lintas Teknologi Indonesia PT Lintas Teknologi Indonesia (LTI) adalah System Integrator terkuat dan terdepan di Indonesia yang berfokus pada industri ICT (Information and Communication Technology) dengan target customer penyedia jaringan di Indonesia. Saat ini LTI memiliki 200+ engineers tersertifikasi dan telah berpartner dengan perusahaan teknologi ternama dalam negri maupun mancanegara, hal tersebut merupakan bentuk komitmen LTI dalam melayani industri ICT di Indonesia dengan level pelayanan yang tertinggi.

Read More

AI Jawab Tantangan Digital! Lintas Teknologi Solutions Day 2024 Dorong Transformasi Bisnis Nasional

Warta Ekonomi, Jakarta - PT Lintas Teknologi Indonesia kembali menggelar acara tahunan Lintas Teknologi Solutions Day yang ke-7, dengan mengusung tema “Big Problems, Smart Solutions: Can AI Deliver?” Acara yang berlangsung di Pondok Indah Golf ini menjadi wadah kolaborasi dan inovasi lintas sektor industri dengan memadukan Technology Conference, RunFest 5K & 10K, serta Golf Tournament dalam satu hari. Mengangkat teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai sorotan utama, konferensi ini mengeksplorasi bagaimana AI dapat menjadi solusi untuk tantangan di berbagai sektor seperti telekomunikasi, keuangan, retail, manufaktur, kesehatan, sektor publik, hingga transportasi. Pemanfaatan AI diyakini dapat menghadirkan efisiensi operasional, otomasi, dan transformasi digital yang signifikan di Indonesia. Presiden Direktur PT Lintas Teknologi Indonesia, Muhamad Paisol, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, industri, dan penyedia teknologi. “Melalui acara ini, kami berharap dapat memperkuat kolaborasi untuk menciptakan solusi relevan yang berdampak positif bagi percepatan transformasi digital. AI memiliki potensi besar dalam mendukung otomasi, pencegahan masalah jaringan, hingga efisiensi real-time,” ujar Paisol, Jakarta, Rabu (18/12/2024). Acara ini menghadirkan sejumlah tokoh industri dan pemangku kebijakan, seperti Ismail Plt. Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Kominfo RI, Dian Siswarini President Director & CEO XL Axiata, Indra Mardiatna Direktur Network Telkomsel, dan M. Danny Buldansyah Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison. Diskusi yang dimoderatori oleh Muhamad Paisol itu membahas implementasi AI dalam meningkatkan efisiensi jaringan telekomunikasi dan infrastruktur nasional. Beberapa mitra teknologi seperti Nokia, ZTE, dan Infinera turut memaparkan produk terbaru mereka yang berfokus pada inovasi berbasis AI. Dukungan juga datang dari pemerintah. Perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia menegaskan pentingnya acara ini dalam membangun ekosistem digital yang inklusif. “Kami mendukung inisiatif ini karena sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan transformasi digital yang berkelanjutan,” ungkap perwakilan tersebut. Tidak hanya diskusi teknologi, acara ini juga menawarkan aktivitas olahraga melalui RunFest 5K & 10K serta Golf Tournament. Perpaduan unik antara teknologi dan olahraga ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk membangun jejaring bisnis dan kolaborasi lintas sektor. Lintas Teknologi Solutions Day 2024 turut didukung oleh sejumlah mitra teknologi ternama, termasuk Nokia, ZTE, Infinera, Juniper Networks, AWS, Teradata, Cisco, Red Hat, Arista, Kaytus, Helios, Hewlett Packard Enterprise, Trellix, dan Berca Hardaya Perkasa. Acara ini berhasil menghadirkan momentum penting bagi industri untuk bersama-sama memaksimalkan potensi teknologi AI sebagai solusi untuk menjawab tantangan besar di era digitalisasi.

Read More

Pemanfaatan AI Dorong Inovasi Berkelanjutan bagi Pelaku Industri

JAKARTA - PT Lintas Teknologi Indonesia mendorong inovasi dan kolaborasi lintas sektor industri melalui diskusi teknologi dalam acara Lintas Teknologi Solutions Day. Mengusung tema "Big Problems, Smart Solutions: Can AI Deliver?", ajang ini mengeksplorasi potensi Artificial Intelligence (AI) sebagai solusi untuk menjawab tantangan besar di berbagai sektor industri. Tidak hanya terbatas pada sektor telekomunikasi, tetapi juga mencakup sektor keuangan, retail, manufaktur, kesehatan, sektor publik hingga transportasi. "Dengan menjembatani kebutuhan spesifik dari setiap sektor tersebut melalui teknologi AI, acara ini menekankan bagaimana AI dapat memberikan dampak transformatif yang nyata, mendorong inovasi berkelanjutan, serta mengoptimalkan proses di berbagai sektor," ujar Presiden Direktur PT Lintas Teknologi Indonesia, Muhamad Paisol dalam diskusi tersebut, dikutip Kamis (19/12/2024). Sejumlah pelaku industri hadir menjadi pembicara, seperti DR. Ir. Ismail, MT (Plt. Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Komdigi RI), Dian Siswarini (President Director & CEO XL Axiata, Indra Mardiatna (Direktur Network Telkomsel), dan M. Danny Buldansyah (Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison). Melalui acara ini, pihaknya berharap dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, industri, dan penyedia teknologi untuk menciptakan solusi yang relevan dan berdampak positif bagi percepatan transformasi digital di Indonesia. "Dengan mengangkat AI sebagai topik utama, kami berharap dapat menunjukkan kapabilitas teknologi ini mulai dari otomasi, preventif, hingga efisiensi real-time dalam mendukung kemajuan jaringan telekomunikasi nasional," jelasnya.

Read More

AI Membuka Terobosan Teknologi di Lintas Teknologi Solutions Day 2024

PT Lintas Teknologi Indonesia kembali menyelenggarakan Lintas Teknologi Solutions Day yang ke-7, bertempat di Pondok Indah Golf. Tahun ini, acara tersebut mengusung konsep all-in-one day, menggabungkan konferensi teknologi dengan aktivitas olahraga dalam satu hari, meliputi Technology Conference, RunFest 5K & 10K, serta Golf Tournament. Acara ini bertujuan untuk mendorong inovasi dan kolaborasi lintas sektor industri melalui diskusi teknologi, sekaligus menghadirkan pengalaman berkesan bagi para peserta. Mengusung tema "Big Problems, Smart Solutions: Can AI Deliver?", acara ini mengeksplorasi potensi Artificial Intelligence (AI) sebagai solusi untuk menjawab tantangan besar di berbagai sektor industri. Tidak hanya terbatas pada sektor telekomunikasi, yang menjadi fokus utama PT Lintas Teknologi Indonesia, tetapi juga mencakup sektor keuangan, retail, manufaktur, kesehatan, sektor publik hingga transportasi. Dengan menjembatani kebutuhan spesifik dari setiap sektor tersebut melalui teknologi AI, acara ini menekankan bagaimana AI dapat memberikan dampak transformatif yang nyata, mendorong inovasi berkelanjutan, serta mengoptimalkan proses di berbagai sektor. Pada sesi Technology Conference, sejumlah pemimpin dan pakar berbagi wawasan mendalam, termasuk: DR. Ir. Ismail, MT (Plt. Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Komdigi RI) Dian Siswarini (President Director & CEO XL Axiata) Indra Mardiatna (Direktur Network Telkomsel) M. Danny Buldansyah (Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison) Diskusi ini dimoderatori oleh Muhamad Paisol, Presiden Direktur PT Lintas Teknologi Indonesia, yang membahas pemanfaatan AI dalam mengatasi tantangan besar di jaringan dan infrastruktur. Selain itu, mitra teknologi seperti Nokia, ZTE, dan Infinera menghadirkan presentasi produk terkini untuk menampilkan inovasi AI dan transformasi digital.

Read More

Menjawab Tantangan Digitalisasi: AI, Sihir Baru Dunia Digital yang Mengubah Segalanya?

Suara.com - Dunia terus bertransformasi dengan pesat seiring dengan perkembangan teknologi digital. Dalam upaya menjawab tantangan digitalisasi yang semakin kompleks, acara Lintas Teknologi Solutions Day 2024 menjadi wadah bagi para ahli, praktisi, dan pemangku kepentingan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai penerapan teknologi terkini, khususnya kecerdasan buatan (AI). Tahun ini, acara tersebut mengusung konsep all-in-one day, menggabungkan konferensi teknologi dengan aktivitas olahraga dalam satu hari, meliputi Technology Conference, RunFest 5K & 10K, serta Golf Tournament. Acara ini bertujuan untuk mendorong inovasi dan kolaborasi lintas sektor industri melalui diskusi teknologi, sekaligus menghadirkan pengalaman berkesan bagi para peserta. Mengusung tema "Big Problems, Smart Solutions: Can AI Deliver?", acara ini mengeksplorasi potensi Artificial Intelligence (AI) sebagai solusi untuk menjawab tantangan besar di berbagai sektor industri. Tidak hanya terbatas pada sektor telekomunikasi, tetapi juga mencakup sektor keuangan, retail, manufaktur, kesehatan, sektor publik hingga transportasi. Dengan menjembatani kebutuhan spesifik dari setiap sektor tersebut melalui teknologi AI, acara ini menekankan bagaimana AI dapat memberikan dampak transformatif yang nyata, mendorong inovasi berkelanjutan, serta mengoptimalkan proses di berbagai sektor. Pada sesi Technology Conference, sejumlah pemimpin dan pakar berbagi wawasan mendalam, termasuk: • DR. Ir. Ismail, MT (Plt. Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Komdigi RI) • Dian Siswarini (President Director & CEO XL Axiata) • Indra Mardiatna (Direktur Network Telkomsel) • M. Danny Buldansyah (Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison) Diskusi ini dimoderatori oleh Muhamad Paisol, Presiden Direktur PT Lintas Teknologi Indonesia, yang membahas pemanfaatan AI dalam mengatasi tantangan besar di jaringan dan infrastruktur. Selain itu, mitra teknologi seperti Nokia, ZTE, dan Infinera menghadirkan presentasi produk terkini untuk menampilkan inovasi AI dan transformasi digital. Muhamad Paisol menyampaikan, “Melalui acara ini, kami berharap dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, industri, dan penyedia teknologi untuk menciptakan solusi yang relevan dan berdampak positif bagi percepatan transformasi digital di Indonesia. Dengan mengangkat AI sebagai topik utama, kami berharap dapat menunjukkan kapabilitas teknologi ini mulai dari otomasi, preventif, hingga efisiensi real-time dalam mendukung kemajuan jaringan telekomunikasi nasional." Perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia juga menyampaikan dukungan penuh atas inisiatif ini, yang sejalan dengan visi pemerintah untuk membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan. Selain Technology Conference, RunFest 5K & 10K dan Golf Tournament menjadi daya tarik tambahan yang menggabungkan inovasi teknologi dengan kegiatan olahraga, menciptakan platform unik untuk networking dan kolaborasi lintas sektor.

Read More

3 Hal Penting Untuk Melancarkan Transformasi Digital di Indonesia

JAKARTA (IndoTelko) -- PT Lintas Teknologi Indonesia (LTI) menyelenggarakan Lintas Teknologi Solutions Day | 5th Edition di Jakarta dengan tajuk: “Orchestrating Technologies to Boost Economic Growth”. Gelaran konferensi tahunan ini diselenggarakan dengan tujuan memberikan ruang diskusi mengenai isu-isu penting yang erat kaitannya dengan akselerasi transformasi digital guna mendukung pemulihan ekonomi Nasional melalui pembahasan komprehensif yang dihadiri oleh Jerry Sambuaga (Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia), Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian (Kepala Badan Siber & Sandi Negara – BSSN), Mulyadi (Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika), serta narasumber lain, Nugroho, (Direktur Network, Telkomsel), Pandu Sjahrir (Ketua Umum Aftech & Kepala Badan Pengembangan Keuangan Digital Kadin) dan Muhamad Paisol, selaku President Director, PT Lintas Teknologi Indonesia. Pembahasan transformasi digital setelah masa pandemi dirasa penting dilakukan karena saat ini teknologi bukan lagi sekadar alat yang dibutuhkan dalam operasional bisnis atau organisasi, melainkan dasar dari sumber keunggulan kompetitif. Adapun dalam pelaksanaannya, transformasi digital memiliki resiko dan tantangan tersendiri, mulai dari infrastruktur, pemerataan ketersediaan akses internet, talenta digital, hingga meningkatnya risiko keamanan siber karena adanya peningkatan arus data yang eksponensial. Adapun diskusi panel dititikberatkan pada beberapa hal yaitu pertama, perihal kualitas dan jangkauan konektivitas digital di pelosok nusantara yang mampu mendorong inklusivitas dan transformasi digital. Mulyadi selaku Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, memaparkan prioritas Indonesia dalam agenda transformasi digital nasional perlu diwujudkan dengan dukungan dari berbagai pihak. "Pembangunan transformasi digital di Indonesia tidak bisa berjalan dengan pemerintah sendiri tentu perlu dukungan dari berbagai pihak lain yang terkait, seperti masyarakat, dunia usaha, akademisi, media, dan penyelenggara teknologi komunikasi tentunya. Dengan dukungan semua pihak, kita berharap pembangunan transformasi digital dapat berjalan dengan baik,” ungkap Mulyadi. Paparan tersebut juga didukung dan dilengkapi oleh pernyataan dari Nugroho sebagai Direktur Network Telkomsel. “Kolaborasi antara operator, technology owner, serta digital application partner diperlukan untuk bisa menciptakan use cases yang bermanfaat dan punya urgency yang penting untuk bisa mendukung investasi infrastruktur”, ujar Nugroho. Lalu, yang kedua, penekanan bahwa teknologi digital merupakan kunci atas upaya pemulihan dan pemberdayaan di berbagai sektor, termasuk untuk mendukung perdagangan, industrialisasi dan investasi yang inklusif, meningkatkan produktivitas, serta membuka potensi ekonomi masa depan khususnya bagi UMKM dan start-up. “Melihat proyeksi nilai ekosistem digital kita yang sangat tinggi, penting bagi kita membangun ekosistem digital untuk mendukung sektor perdagangan dan retail di Indonesia” ucap Jerry Sambuaga, Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, sebagai bentuk dukungannya terhadap pentingnya teknologi digital dalam mendukung perdagangan di Indonesia. Hal tersebut juga diungkapkan oleh Pandu Sjahrir, Ketua Umum Aftech & Kepala Badan Pengembangan Keuangan Digital Kadin yang menjadi salah satu pembicara utama di acara Lintas Solutions Day 2022 ini. “Teknologi sudah menjadi bagian dari culture dan society kita dan membuat kontribusi dalam ekonomi digital saat ini menjadi sangat relevan” pungkas Pandu Sjahrir. Ketiga, yang perlu ditekankan adalah seiring penerapan digitalisasi ekonomi yang pesat, perlindungan siber juga harus sama pesatnya. Untuk itu peranan strategis BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) diperlukan tidak hanya dalam konteks menangkal ancaman siber yang datang dari luar, tetapi juga merupakan langkah penting untuk mencapai ketahanan siber yang berpotensi mendukung pertumbuhan bisnis lokal, mendorong peluang digital terkini, dan mengurangi risiko berbahaya bagi perekonomian negara. Melalui konferensi ini, diharapkan para pelaku bisnis dan penyedia teknologi semakin menyadari pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi ancaman keamanan siber yang kian meningkat dan menyadari pentingnya jaminan keamanan digital dan perlindungan privasi guna membangun kepercayaan di sektor digital. “Tingginya pemanfaatan teknologi komunikasi paralel dengan meningkatnya risiko keamanan siber, sehingga keamanan siber menjadi faktor utama kesuksesan dalam mewujudukan ekonomi digital kita” ungkap Hinsa Siburian, Kepala Badan Siber & Sandi Negara – BSSN. “BSSN juga mengucapkan selamat dan sukses untuk pelaksanaan Lintas Solutions Day 5th Edition, semoga rangkaian kegiatan dalam acara ini bisa memberikan insight, wawasan, dan menjadi sarana diskusi bagi seluruh pemangku kepentingan yang hadir” tambahnya. Muhamad Paisol, selaku President Director, PT Lintas Teknologi Indonesia menuturkan bahwa gelaran konferensi tahunan ini merupakan bentuk komitmen Lintas Group sebagai penyokong teknologi ICT untuk terus mendorong akselerasi transformasi digital demi percepatan pemulihan ekonomi nasional. “Harapan kami melalui konferensi ini, sinergi dan kolaborasi antar sektor industri, pelaku bisnis, penyedia teknologi dan pemangku kebijakan pemerintah Republik Indonesia dapat melahirkan gagasan inovatif demi pengembangan teknologi dan ekosistem ekonomi digital yang efisien dan aman” tutur Muhamad Paisol, President Director, PT Lintas Teknologi Indonesia. Mengusung konsep One-Day Conference, Lintas Teknologi Solutions Day 2022 juga menggelar pameran solusi teknologi dari mitra-mitra bisnis Lintas Group sehingga memberikan kesempatan bagi organisasi atau perusahaan untuk dapat menemukan solusi ICT dalam mewujudkan transformasi digital, sekaligus sebagai sarana networking yang ideal. (tep)

Read More

RI Mau Geber Digitalisasi Ekonomi tapi PR-nya Banget, Gimana Solusinya?

Jakarta - Pembahasan transformasi digital setelah masa pandemi dirasa penting dilakukan karena saat ini teknologi bukan lagi sekadar alat yang dibutuhkan dalam operasional bisnis atau organisasi, melainkan dasar dari sumber keunggulan kompetitif.Dalam pelaksanaannya, transformasi digital memiliki risiko dan tantangan tersendiri, mulai dari infrastruktur, pemerataan ketersediaan akses internet, talenta digital, hingga meningkatnya risiko keamanan siber karena adanya peningkatan arus data yang eksponensial. Menjawab tantangan itu, PT Lintas Teknologi Indonesia (LTI) menggelar Lintas Teknologi Solutions Day | 5th Edition di Jakarta dengan tajuk: "Orchestrating Technologies to Boost Economic Growth". Hadir dalam gelaran tersebut,Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia Jerry Sambuaga, Kepala Badan Siber & Sandi Negara (BSSN )Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian, Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika Mulyadi. Adapun diskusi panel dititikberatkan pada beberapa hal yaitu pertama, perihal kualitas dan jangkauan konektivitas digital di pelosok nusantara yang mampu mendorong inklusivitas dan transformasi digital Mulyadi selaku Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, memaparkan prioritas Indonesia dalam agenda transformasi digital nasional perlu diwujudkan dengan dukungan dari berbagai pihak. "Pembangunan transformasi digital di Indonesia tidak bisa berjalan dengan pemerintah sendiri tentu perlu dukungan dari berbagai pihak lain yang terkait, seperti masyarakat, dunia usaha, akademisi, media, dan penyelenggara teknologi komunikasi tentunya. Dengan dukungan semua pihak, kita berharap pembangunan transformasi digital dapat berjalan dengan baik" ungkap Mulyadi. "Kolaborasi antara operator, technology owner, serta digital application partner diperlukan untuk bisa menciptakan use cases yang bermanfaat dan punya urgency yang penting untuk bisa mendukung investasi infrastruktur", ujar Direktur Network Telkomsel Nugroho dalam kesempatan yang sama Kedua, penekanan bahwa teknologi digital merupakan kunci atas upaya pemulihan dan pemberdayaan di berbagai sektor, termasuk untuk mendukung perdagangan, industrialisasi dan investasi yang inklusif, meningkatkan produktivitas, serta membuka potensi ekonomi masa depan khususnya bagi UMKM dan start-up."Melihat proyeksi nilai ekosistem digital kita yang sangat tinggi, penting bagi kita membangun ekosistem digital untuk mendukung sektor perdagangan dan retail di Indonesia" ucap Jerry Sambuaga. Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Aftech & Kepala Badan Pengembangan Keuangan Digital Kadin, Pandu Sjahrir, menyebut, digitalisasi ekonomi sudah menjadi keniscayaan yang tak bisa diabaikan. "Teknologi sudah menjadi bagian dari culture dan society kita dan membuat kontribusi dalam ekonomi digital saat ini menjadi sangat relevan" pungkas Pandu Sjahrir. Ketiga, yang perlu ditekankan adalah seiring penerapan digitalisasi ekonomi yang pesat, perlindungan siber juga harus sama pesatnya. Untuk itu peranan strategis BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) diperlukan tidak hanya dalam konteks menangkal ancaman siber yang datang dari luar, tetapi juga merupakan langkah penting untuk mencapai ketahanan siber yang berpotensi mendukung pertumbuhan bisnis lokal, mendorong peluang digital terkini, dan mengurangi risiko berbahaya bagi perekonomian negara. Melalui konferensi ini, diharapkan para pelaku bisnis dan penyedia teknologi semakin menyadari pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi ancaman keamanan siber yang kian meningkat dan menyadari pentingnya jaminan keamanan digital dan perlindungan privasi guna membangun kepercayaan di sektor digital. "Tingginya pemanfaatan teknologi komunikasi paralel dengan meningkatnya risiko keamanan siber, sehingga keamanan siber menjadi faktor utama kesuksesan dalam mewujudukan ekonomi digital kita" ungkap Hinsa Siburian, Kepala Badan Siber & Sandi Negara - BSSN. "BSSN juga mengucapkan selamat dan sukses untuk pelaksanaan Lintas Solutions Day 5th Edition, semoga rangkaian kegiatan dalam acara ini bisa memberikan insight, wawasan, dan menjadi sarana diskusi bagi seluruh pemangku kepentingan yang hadir" tambahnya. Muhamad Paisol, selaku President Director, PT Lintas Teknologi Indonesia menuturkan bahwa gelaran konferensi tahunan ini merupakan bentuk komitmen Lintas Group sebagai penyokong teknologi ICT untuk terus mendorong akselerasi transformasi digital demi percepatan pemulihan ekonomi nasional. "Harapan kami melalui konferensi ini, sinergi dan kolaborasi antar sektor industri, pelaku bisnis, penyedia teknologi dan pemangku kebijakan pemerintah Republik Indonesia dapat melahirkan gagasan inovatif demi pengembangan teknologi dan ekosistem ekonomi digital yang efisien dan aman" tutur Muhamad Paisol, President Director, PT Lintas Teknologi Indonesia. Mengusung konsep One-Day Conference, Lintas Teknologi Solutions Day 2022 juga menggelar pameran solusi teknologi dari mitra-mitra bisnis Lintas Group sehingga memberikan kesempatan bagi organisasi atau perusahaan untuk dapat menemukan solusi ICT dalam mewujudkan transformasi digital, sekaligus sebagai sarana networking yang ideal.

Read More

Gaungkan Sinergi dan Kolaborasi Teknologi demi Tumbuhkan Ekonomi di Solutions Day 2022

Liputan6.com, Jakarta Pembahasan transformasi digital setelah masa pandemi dirasa penting dilakukan karena saat ini teknologi bukan lagi sekadar alat yang dibutuhkan dalam operasional bisnis atau organisasi, melainkan dasar dari sumber keunggulan kompetitif. Ini terungkap dalam konferensi yang digelar PT Lintas Teknologi Indonesia (LTI) Lintas Teknologi Solutions Day | 5th Edition di Jakarta dengan tajuk: “Orchestrating Technologies to Boost Economic Growth”. Gelaran konferensi tahunan ini diselenggarakan dengan tujuan memberikan ruang diskusi mengenai isu-isu penting yang erat kaitannya dengan akselerasi transformasi digital guna mendukung pemulihan ekonomi Nasional melalui pembahasan komprehensif. Acara ini dihadiri Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, Kepala Badan Siber & Sandi Negara Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian, Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika Mulyadi serta narasumber lain, Nugroho, (Direktur Network, Telkomsel), Pandu Sjahrir (Ketua Umum Aftech & Kepala Badan Pengembangan Keuangan Digital Kadin) dan Muhamad Paisol, selaku President Director, PT Lintas Teknologi Indonesia. Adapun dalam pelaksanaannya, transformasi digital memiliki resiko dan tantangan tersendiri, mulai dari infrastruktur, pemerataan ketersediaan akses internet, talenta digital, hingga meningkatnya risiko keamanan siber karena adanya peningkatan arus data yang eksponensial. Adapun diskusi panel dititikberatkan pada beberapa hal yaitu pertama, perihal kualitas dan jangkauan konektivitas digital di pelosok nusantara yang mampu mendorong inklusivitas dan transformasi digital. Mulyadi selaku Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, memaparkan prioritas Indonesia dalam agenda transformasi digital nasional perlu diwujudkan dengan dukungan dari berbagai pihak. “Pembangunan transformasi digital di Indonesia tidak bisa berjalan dengan pemerintah sendiri tentu perlu dukungan dari berbagai pihak lain yang terkait, seperti masyarakat, dunia usaha, akademisi, media, dan penyelenggara teknologi komunikasi tentunya. Dengan dukungan semua pihak, kita berharap pembangunan transformasi digital dapat berjalan dengan baik” ungkap Mulyadi. Paparan tersebut juga didukung dan dilengkapi oleh pernyataan dari Nugroho sebagai Direktur Network Telkomsel. “Kolaborasi antara operator, technology owner, serta digital application partner diperlukan untuk bisa menciptakan use cases yang bermanfaat dan punya urgency yang penting untuk bisa mendukung investasi infrastruktur”, ujar Nugroho. Lalu, yang kedua, penekanan bahwa teknologi digital merupakan kunci atas upaya pemulihan dan pemberdayaan di berbagai sektor, termasuk untuk mendukung perdagangan, industrialisasi dan investasi yang inklusif, meningkatkan produktivitas, serta membuka potensi ekonomi masa depan khususnya bagi UMKM dan start-up. “Melihat proyeksi nilai ekosistem digital kita yang sangat tinggi, penting bagi kita membangun ekosistem digital untuk mendukung sektor perdagangan dan retail di Indonesia” ucap Jerry Sambuaga, sebagai bentuk dukungannya terhadap pentingnya teknologi digital dalam mendukung perdagangan di Indonesia. Hal tersebut juga diungkapkan oleh Pandu Sjahrir, Ketua Umum Aftech & Kepala Badan Pengembangan Keuangan Digital Kadin yang menjadi salah satu pembicara utama di acara Lintas Solutions Day 2022 ini. “Teknologi sudah menjadi bagian dari culture dan society kita dan membuat kontribusi dalam ekonomi digital saat ini menjadi sangat relevan” pungkas Pandu Sjahrir. Ketiga, yang perlu ditekankan adalah seiring penerapan digitalisasi ekonomi yang pesat, perlindungan siber juga harus sama pesatnya. Untuk itu peranan strategis BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) diperlukan tidak hanya dalam konteks menangkal ancaman siber yang datang dari luar, tetapi juga merupakan langkah penting untuk mencapai ketahanan siber yang berpotensi mendukung pertumbuhan bisnis lokal, mendorong peluang digital terkini, dan mengurangi risiko berbahaya bagi perekonomian negara. Melalui konferensi ini, diharapkan para pelaku bisnis dan penyedia teknologi semakin menyadari pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi ancaman keamanan siber yang kian meningkat dan menyadari pentingnya jaminan keamanan digital dan perlindungan privasi guna membangun kepercayaan di sektor digital. “Tingginya pemanfaatan teknologi komunikasi paralel dengan meningkatnya risiko keamanan siber, sehingga keamanan siber menjadi faktor utama kesuksesan dalam mewujudukan ekonomi digital kita” ungkap Hinsa Siburian, Kepala Badan Siber & Sandi Negara – BSSN. “BSSN juga mengucapkan selamat dan sukses untuk pelaksanaan Lintas Solutions Day 5th Edition, semoga rangkaian kegiatan dalam acara ini bisa memberikan insight, wawasan, dan menjadi sarana diskusi bagi seluruh pemangku kepentingan yang hadir” tambahnya.  

Read More

Mengupas Peran Transformasi Digital untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional

JAKARTA - PT Lintas Teknologi Indonesia (LTI) menyelenggarakan Lintas Teknologi Solutions Day | 5th Edition di Jakarta dengan tajuk: “Orchestrating Technologies to Boost Economic Growth”, Selasa (6/12/2022). Gelaran tahunan ini bertujuan memberikan ruang diskusi mengenai isu-isu terkait akselerasi transformasi digital guna mendukung pemulihan ekonomi nasional. Transformasi digital setelah masa pandemi dirasa penting dilakukan karena saat ini teknologi bukan lagi sekadar alat yang dibutuhkan dalam operasional bisnis atau organisasi, melainkan dasar dari sumber keunggulan kompetitif. Dalam pelaksanaannya, transformasi digital memiliki risiko dan tantangan tersendiri, mulai dari infrastruktur, pemerataan ketersediaan akses internet, hingga meningkatnya risiko keamanan siber. Mulyadi, Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, yang menjadi salah satu pembicara, memaparkan, agenda transformasi digital perlu diwujudkan dengan dukungan dari berbagai pihak. Pembangunan transformasi digital di Indonesia tidak bisa berjalan jika dilakukan sendirian oleh pemerintah. "Perlu dukungan dari berbagai pihak lain yang terkait, seperti masyarakat, dunia usaha, akademisi, media, dan penyelenggara teknologi komunikasi tentunya,” ungkap Mulyadi, Selasa (6/12/2022). Jerry Sambuaga, Wakil Menteri Perdagangan, pembicara lainnya, menyatakan teknologi digital juga merupakan kunci atas upaya pemulihan dan pemberdayaan di berbagai sektor. Termasuk untuk mendukung perdagangan, industrialisasi dan investasi yang inklusif, meningkatkan produktivitas, serta membuka potensi ekonomi masa depan, khususnya bagi UMKM dan start-up. “Melihat proyeksi nilai ekosistem digital kita yang sangat tinggi, penting untuk membangun ekosistem digital guna mendukung sektor perdagangan dan retail di Indonesia,” ucap Jerry. Sementara itu, Pandu Sjahrir, Ketua Umum Aftech & Kepala Badan Pengembangan Keuangan Digital Kadin, menyatakan teknologi sudah menjadi bagian dari culture dan society kita dan membuat kontribusi dalam ekonomi digital saat ini menjadi sangat relevan. Di sisi lain, seiring penerapan digitalisasi ekonomi yang pesat, perlindungan siber juga harus sama pesatnya. Untuk itu peranan strategis Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) diperlukan tidak hanya dalam konteks menangkal ancaman siber yang datang dari luar, tetapi juga merupakan langkah penting untuk mencapai ketahanan siber yang berpotensi mendukung pertumbuhan bisnis lokal, mendorong peluang digital terkini, dan mengurangi risiko berbahaya bagi perekonomian negara. “Tingginya pemanfaatan teknologi komunikasi paralel dengan meningkatnya risiko keamanan siber, sehingga keamanan siber menjadi faktor utama kesuksesan dalam mewujudukan ekonomi digital kita” ungkap Hinsa Siburian, Kepala BSSN. Muhamad Paisol, President Director PT Lintas Teknologi Indonesia, menuturkan bahwa gelaran konferensi tahunan ini merupakan bentuk komitmen Lintas Group sebagai penyokong teknologi ICT untuk terus mendorong akselerasi transformasi digital demi percepatan pemulihan ekonomi nasional. “Harapan kami melalui konferensi ini, sinergi dan kolaborasi antarsektor industri, pelaku bisnis, penyedia teknologi dan pemangku kebijakan pemerintah dapat melahirkan gagasan inovatif demi pengembangan teknologi dan ekosistem ekonomi digital yang efisien dan aman,” kata Muhamad Paisol.

Read More

Teknologi Digital Buka Jalan Potensi Ekonomi Masa Depan, Termasuk UMKM

Merdeka.com - Pembahasan transformasi digital setelah masa pandemi sangat penting dilakukan. Sebab, saat ini teknologi bukan lagi sekadar alat yang dibutuhkan dalam operasional bisnis atau organisasi, melainkan dasar dari sumber keunggulan kompetitif. Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Mulyadi menegaskan bahwa prioritas Indonesia dalam agenda transformasi digital nasional perlu diwujudkan dengan dukungan dari berbagai pihak. Ini menyangkut perihal kualitas dan jangkauan konektivitas digital di pelosok nusantara yang mampu mendorong inklusivitas dan transformasi digital. "Pembangunan transformasi digital di Indonesia tidak bisa berjalan dengan pemerintah sendiri tentu perlu dukungan dari berbagai pihak lain yang terkait, seperti masyarakat, dunia usaha, akademisi, media, dan penyelenggara teknologi komunikasi tentunya. Dengan dukungan semua pihak, kita berharap pembangunan transformasi digital dapat berjalan dengan baik," ungkap Mulyadi dalam acara Lintas Teknologi Solutions Day dengan tajuk: 'Orchestrating Technologies to Boost Economic Growth'. Paparan. Mulyadi tersebut juga didukung dan dilengkapi oleh pernyataan dari Nugroho sebagai Direktur Network Telkomsel. “Kolaborasi antara operator, technology owner, serta digital application partner diperlukan untuk bisa menciptakan use cases yang bermanfaat dan punya urgency yang penting untuk bisa mendukung investasi infrastruktur,” ujar Nugroho. Teknologi digital merupakan kunci atas upaya pemulihan dan pemberdayaan di berbagai sektor, termasuk untuk mendukung perdagangan, industrialisasi dan investasi yang inklusif, meningkatkan produktivitas, serta membuka potensi ekonomi masa depan khususnya bagi UMKM dan start-up. "Melihat proyeksi nilai ekosistem digital kita yang sangat tinggi, penting bagi kita membangun ekosistem digital untuk mendukung sektor perdagangan dan retail di Indonesia," ucap Jerry Sambuaga, Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia. Dalam diskusi ini juga ditekankan adalah seiring penerapan digitalisasi ekonomi yang pesat, perlindungan siber juga harus sama pesatnya. Untuk itu peranan strategis BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) diperlukan tidak hanya dalam konteks menangkal ancaman siber yang datang dari luar, tetapi juga merupakan langkah penting untuk mencapai ketahanan siber yang berpotensi mendukung pertumbuhan bisnis lokal, mendorong peluang digital terkini, dan mengurangi risiko berbahaya bagi perekonomian negara. Melalui konferensi ini, diharapkan para pelaku bisnis dan penyedia teknologi semakin menyadari pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi ancaman keamanan siber yang kian meningkat dan menyadari pentingnya jaminan keamanan digital dan perlindungan privasi guna membangun kepercayaan di sektor digital. Tingginya Pemanfaatan Teknologi "Tingginya pemanfaatan teknologi komunikasi paralel dengan meningkatnya risiko keamanan siber, sehingga keamanan siber menjadi faktor utama kesuksesan dalam mewujudukan ekonomi digital kita," ungkap Hinsa Siburian, Kepala Badan Siber & Sandi Negara – BSSN. Muhamad Paisol, selaku President Director, PT Lintas Teknologi Indonesia menuturkan bahwa gelaran konferensi tahunan ini merupakan bentuk komitmen Lintas Group sebagai penyokong teknologi ICT untuk terus mendorong akselerasi transformasi digital demi percepatan pemulihan ekonomi nasional. "Harapan kami melalui konferensi ini, sinergi dan kolaborasi antar sektor industri, pelaku bisnis, penyedia teknologi dan pemangku kebijakan pemerintah Republik Indonesia dapat melahirkan gagasan inovatif demi pengembangan teknologi dan ekosistem ekonomi digital yang efisien dan aman," tutur Muhamad Paisol, President Director, PT Lintas Teknologi Indonesia.

Read More

Talk to INTEGRA!

Connect with us and talk to INTEGRA sales representative to learn how INTEGRA can help your company.

  • Discuss your specific needs & use cases
  • Discover how INTEGRA help you make the right business decision
  • Find ways to continue your INTEGRA Journey